Tentang ISO 9000

(disarikan dan diterjemahkan secara bebas dari website ISO)

Dalam menghadapi globalisasi komunitas bisnis, International Organization for Standardization, ISO, pada tahun 1987 mengeluarkan standar internasional sistem manajemen generik untuk menangani masalah mutu, yang dikenal sebagai standar internasional ISO 9000. Istilah sistem manajemen mengacu kepada segala sesuatu yang dilakukan suatu organisasi untuk mengatur proses dan aktivitasnya. Sementara pengertian generik atau umum berarti standar tersebut dapat diaplikasikan pada semua jenis organisasi, apapun produknya, entah barang jadi ataupun jasa.



Bagaimana mungkin ISO 9000 dapat diimplementasikan pada berbagai jenis bidang usaha?

ISO 9000 memperinci persyaratan suatu sistem mutu, tetapi tidak mengikat bagaimana cara persyaratan tersebut dipenuhi pada suatu organisasi. Hal ini memberikan ruang lingkup dan fleksibilitas yang luas.

Suatu organisasi, apalagi melibatkan banyak orang di dalamnya, akan membutuhkan prosedur tertulis, instruksi, form maupun record. Hal ini akan membantu semua orang tidak hanya melakukan tugasnya, tetapi juga memastikan waktu, modal dan sumber-sumber perusahaan digunakan secara efisien. Sistem mutu akan lebih memastikan pelaksanaan dari setiap proses bisnis dan tanggung jawab setiap orang terdefinisi secara jelas.

Standar Internasional ISO 9000 adalah konsensus internasional untuk pelaksanaan manajemen yang baik dengan tujuan untuk memastikan suatu organisasi mampu untuk selalu menghasilkan produk atau jasa yang memenuhi tuntutan mutu pelanggan. Langkah-langkah tersebut dibakukan dalam serangkaian persyaratan sistem manajemen mutu secara umum, tidak tergantung jenis organisasinya.



Mengapa suatu organisasi sebaiknya mengimplementasikan ISO 9000?

Untuk selalu menjaga agar pelanggan selalu puas, maka produk atau jasa yang dihasilkan harus memenuhi kebutuhan pelanggan. ISO 9000 memberikan kerangka kerja yang telah diuji coba, untuk melakukan pendekatan sistematis dalam mengelola proses bisnis atau aktivitas suatu organisasi, sehingga selalu konsisten menghasilkan produk / jasa yang memenuhi harapan pelanggan.



ISO 9000 bukanlah Standar Produk!

Definisi standar “mutu” menurut ISO 9000 adalah segala sesuatu yang dibutuhkan pelanggan dari suatu produk atau jasa. “Manajemen mutu” berarti segala sesuatu yang harus dilakukan organisasi untuk memastikan bahwa produknya telah sesuai dengan kebutuhan pelanggan. ISO 9000 menitikberatkan kepada penanganan aktivitas atau proses dalam suatu organisasi dan tidak berhubungan langsung dengan hasil kerjanya. Penanganan proses memang akan mempengaruhi produk akhirnya, tetapi ISO 9000 bukanlah standar produk/jasa.



Sertifikasi, Registrasi dan Akreditasi

ISO tidak pernah menyelenggarakan penilaian terhadap implementasi standar yang digunakan oleh pemakainya. Penilaian kesesuaian standar dilakukan oleh pihak lain di luar kewenangan ISO untuk mengontrolnya. Audit dan sertifikasi ISO 9000 dilakukan secara independen oleh badan sertifikasi dengan tanggung jawabnya sendiri.

Sertifikasi atau registrasi adalah proses penilaian terhadap suatu sistem mutu berdasarkan persyaratan ISO 9000 dan diikuti dengan pengeluaran sertifikat yang menyatakan kesesuaian terhadap standar. Badan yang mengeluarkan sertifikat ISO 9000 disebut badan sertifikasi atau registrar.

Akreditasi adalah prosedur yang dilakukan oleh suatu badan yang berwenang memberikan pernyataan bahwa suatu badan atau seseorang berkompeten untuk melakukan suatu tugas tertentu. Badan akreditasi nasional yang telah dibentuk di sejumlah negara mempunyai kewenangan untuk mengontrol dan memberi izin terhadap aktivitas badan sertifikasi sistem manajemen mutu untuk mengeluarkan sertifikat ISO 9000.



ISO 9000 revisi tahun 1994

Sekedar pengetahuan bagi anda, menurut ISO 9000:1994, terdapat 3 model quality assurance, yaitu ISO 9001, 9002 dan 9003.

  • ISO 9001 memberikan sejumlah persyaratan bagi organisasi yang proses bisnisnya berawal dari design & development, produksi, instalasi dan pelayanan
  • ISO 9002 memberikan persyaratan bagi organisasi yang tidak melakukan proses design & development – langsung kepada proses produksi dan seterusnya
  • ISO 9003 memberikan persyaratan bagi organisasi yang tidak melakukan kontrol design, proses, pembelian ataupun pelayanan, dan hanya melakukan inspeksi dan pengujian untuk memastikan produk akhir / jasa memenuhi syarat.

    Penomoran di atas tidak berarti terdapat perbedaan peringkat mutu. Semuanya tergantung dari jenis proses yang dilakukan oleh suatu organisasi.



    ISO 9000 Revisi tahun 2000

    ISO 9000:2000 merupakan penyempurnaan dari revisi sebelumnya, yaitu ISO 9000:1994. Fokus Standar Internasional ini adalah untuk meningkatkan proses-proses dari suatu organisasi dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi tersebut. Kini hanya ada satu standar manajemen mutu untuk diimplementasikan (sertifikasi) yaitu ISO 9001:2000. Dengan demikian maka ISO 9002:1994 dan ISO 9003:1994 kelak akan dinyatakan tidak berlaku lagi. ISO 9001:2000 dikembangkan berdasarkan pada suatu model proses dengan menggunakan “delapan prinsip manajemen mutu” yang memfasilitasi/menunjang suatu evolusi menuju bisnis yang baik dan dengan menekankan pada kepuasan pelanggan.

    Standar-standar seri ISO 9000:2000

  • ISO 9000:2000 Sistem Manajemen Mutu - Konsep dan Perbendaharaan kata
  • ISO 9001:2000 Sistem Manajemen Mutu - Persyaratan
  • ISO 9004:2000 Sistem Manajemen Mutu - Panduan Peningkatan Kinerja
  • ISO 19011 Panduan untuk mengaudit sistem mutu.